-->

Iklan

Rombongan Studi Tiru Berkunjung di SMPN 3 Surabaya

ANWAR PATURUSI
3.11.19, Minggu, November 03, 2019 WIB
masukkan script iklan disini

SOPPENG.KOMPAKNEWS.CO.ID--
-Hari ini rombongan Studi Tiru berkunjungan ke SMPN 3 Surabaya dan SDN 3 Sawahan IV/343.Di SMPN 3 Surabaya, Rombongan dipimpin oleh Drs. H. Umar, M.Si Kabid Pendidikan Dasar. Sementara di SDN Sawahan IV, Rombongan dipimpin oleh H. A. Aziz, S. Pd., M.Si Kasubag Umum dan Kepegawain Kabupaten Soppeng, Jumat 1 November 2019.

Di Sekolah SMPN 3 Surabaya Kepala Sekolah Budi hartono, SH.,S.Pd., MM., M.Sc bersama guru dan siswanya menyambut dengan meriah diantaranya rombongan langsung di ajak senam pagi ( maumere) dan beberapa atraksi siswa di lapangan.

Di tempat yang berbeda yaitu di SDN Sawahan IV juga di sambut meriah dengan marching Band, selain itu juga disuguhkan beberapa makanan tradisional.

Setelah itu, masing-masing rombongan diantar untuk berkeliling melihat-lihat sekitaran sekolah.

Sekilas beberapa kunjungan di beberapa sekolah, mulai kebersihan yang sangat di jaga, sopan santun siswa juga baik. Yang menarik misalnya di SMPN 5 Malang terdapat tempat air minum umum yang bisa langsung diminum dari krang air, kantinya menyediakan beberapa ruko kecil yang bisa disewa penjual sehingga menu makanan dan minuman bervariasi.
Di SMPN 3 Surabaya mereka sudah bisa membuat Ecoprint, mendaur ulang sampah, sudah melakukan e-learning dimana siswa bisa belajar dengan cara streaming, permainan tradisional pun masih terjaga, bahkan ada ruangan yg disediakan khusus untuk melakukan diskusi (membantu teman yg kurang faham dengan suatu pelajaran), sekolah ini juga adalah bangunan peninggalan Belanda dan tidak boleh melakukan renovasi hanya sebatas pemeliharaan.

Selain itu, sikap dan karakter para siswa di semua sekolah merupakan salah satu prioritas yg harus di bentuk dgn baik. Maka dari itu peran penting dari keluarga dan alumni sangat membantu guru disekolah dalam mendidik siswanya. Menariknya, ada komunitas bernama komunitas keluarga peduli pendidikan dimana ada keluarga siswa yg sudah tamat 3 tahun yg lalu tp masih aktif sampai sekarang di komunitas ini.

Drs. H. Muh. Asis, M.Pd.I bahkan pernah bertanya di salah satu sekolah yaitu "bagaimana tindakan pihak sekolah apabila mendapatkan anak pejabat yang melakukan pelanggaran (kecil/berat) disekolah tersebut?"
Dan jawabannya, mereka tidak pernah mendapatkan kasus seperti itu.

Dengan Studi Tiru ini banyak pengetahuan yg di peroleh dan semoga menambah motivasi para kepala sekolah untuk lebih berinovasi disekolahnya masing-masing dan yang dilihat betul-betul bisa dikembangkan.(***)


Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini