-->

Iklan

Warga Sidrap Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Mengapung Di Sungai

ANWAR PATURUSI
13.2.20, Kamis, Februari 13, 2020 WIB
masukkan script iklan disini
SIDRAP.KOMPAKNEWS.CO.ID—Masyarakat sidrap digegerkan dengan penemuan mayat pria di sungai Bila-bilae,kampung lonro kelurahan Rijang pittu kecamatan Maritengngae kabupaten Sidrap,sulsel sekitar pukul 10.00 wita(Rabu 12/02/020).


Mayat laki-laki yang hanya mengenakan celana jeans itu ditemukan dalam keadaan terapung di Aliran Sungai Bila-Bilae, Kampung Lonro.

Mayat itu pertama kali ditemukan oleh lelaki bernama Mustakim (28) warga sekitar di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritenggae, Sidrap.

Pagi itu, dia berjalan di pinggiran Sungai Bila-bilae dan seketika pandangannya menjurus kesungai dan tampak melihat sosok mayat yang terapung di aliran sungai Bila-bilae,Lalu kemudian ia berlari memberitahukan warga untuk memastikan itu benar mayat.

Dan kemudian setelah banyak orang dilakukan evakuasi untuk diteruskan jenazahnya ke RSUD Nene Mallomo sidrap untuk di autopsi.

Hasil penelusuran awak media kompaknews bahwa mayat tersebut bernama H Akin (60) asal Kampung Barakasanda Desa Maritengngae, Kecamatan Suppa, kabupaten Pinrang.

Sampai berita ini terbit,Kapolsek Maritenggae, Iptu Abd Samad mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap mayat yang ditemukan itu.

“Saat ini kami masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian pria paruh baya ini yang di duga meninggal akibat tenggelam di aliran sungai Bila-bilae".ungkapnya

Sementara itu, istri korban, Hj Darmisa (53) memberikan keterangan bahwa sebelumnya pada Selasa 11 Februari 2020, korban bersama dirinya dan anaknya berangkat ke Sidrap dengan tujuan untuk menbesuk keluarganya yang sedang masuk di RSUD Nene Mallomo Sidrap, dan pada Rabu 12 Februari 2020 dan sekitar pukul 03.00 wita dini hari korban meninggalkan RSUD Nene Mallomo tanpa sepengetahun keluarganya.

“Saat dia pergi dini hari tadi kita tidak tahu pergi kemana dia,Sehingga kami melaporkan saja ke Polsek Maritenggae untuk dibantu carikan” ucapnya.

Saat itu, Istri korban mengaku bahwa suaminya itu mengidap penyakit pikun atau yang dikenal lupa ingatan. 

Saat ditemukannya mayat itu, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

Iccank
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini