-->

iklan

Iklan

Pemkab Sidrap dan BBPOM Akan Perkuat Keamanan Pangan

ERSAN/ICCANK KORWIL SULSEL
25.3.21, Kamis, Maret 25, 2021 WIB
masukkan script iklan disini


SIDRAP.KOMPAKNEWS.CO.ID—Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar mengadakan rapat koordinasi, Kamis (25/3/2021) di Ruang Rapat Bupati Sidrap.

Rapat dihadiri Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, Kepala BBPOM Makassar, Hardaningsih, Koordinator Bidang Infokom BBPOM Makassar, Adilah Pababbari, dan Koordinator Bidang Inspeksi dan Sertifikasi, Hamka Hasan.

Turut hadir, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Sidrap, Ahmad Dollah, Kabag Kerja Sama, Muhammad Iqbal dan sejumlah OPD terkait.

Rapat membahas koordinasi pengawasan obat dan makanan, serta berbagai program untuk memperkuat keamanan pangan.

Hardaningsih mengatakan, pengawasan obat dan makanan butuh dukungan lintas sektor termasuk pemerintah daerah. "Ini tidak bisa single player, pengawasan harus multi sektor," jelasnya. 


Terkait hal tersebut, papar Hardaningsih, telah diatur dalam Inpres No.3 Tahun 2017 tentang peningkatan Efektifitas Obat dan Makanan serta Permendagri 41 Tahun 2018 tentang peningkatan dan pengawasan.

Ia juga mengutarakan, berbagai program nasional akan diterapkan seperti Pasar Aman, Desa Pangan Aman, Pangan, Pangan Jajanan Anak Sekolah dan keterpaduan Kabupaten Aman Pangan.

"Ke depan Kita akan membentuk tim koordinasi dan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung program-program tersebut," ujar Hardaningsih.

Sementara Sekda Sidrap Sudirman Bungi menyambut baik kedatangan BBPOM Makassar serta berbagai rencana kegiatan yang akan dilakukan.

"Pemda menyambut baik dan akan menindaklanjuti, berbagai program ini berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi kesehatan dan ekonomi," kata Sudirman.   

Sudirman berharap dukungan dan bimbingan dari BPOM terhadap kegiatan pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Sidrap.

"Insya Allah teman-teman teknis akan bekerja, data-data yang diperlukan akan dilengkapi. Kami senantiasa memohon arahan dan advokasi dari BPOM mengungkap," pungkasnya.

Madi
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini