-->

Iklan

Gelar Pendidikan Politik Pemilih Pemula,Mahasiswa KKP Fisip Unismuh Angk 23 Tuai Banyak Apresiasi

Herman / emank setia
16.11.21, Selasa, November 16, 2021 WIB
masukkan script iklan disini

Gowa,Kompaknews.Co.Id---Mahasiswa KKP FISIP UNISMUH Angkatan XXIII menggelar Pendidikan Politik Pemilih Pemula dengan Tema “Pentingnya Pengenalan Politik Demokratis Bagi Pemilih Pemula”.Senin,15 November 2021.


Kegiatan ini digelar di Madrasah Arifah Kabupaten Gowa dengan jumlah peserta sebanyak 52 orang yang notabene adalah siswa(i) yang berumur 16-17 dan termasuk dalam kategori Pemilih.Kegiatan ini didukung oleh banyak pihak
Kegiatan tersebut menghadirkan tiga narasumber yaitu, Samsuar Saleh S.IP., M.Si ( Ketua BAWASLU Kab. Gowa. Ke dua, Alwi Arifin S.IP., M.Si (Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa & Politik). Dan , Nursaleh Hartaman S.IP., M.IP ( Dosen FISIP Unismuh Makassar). Dengan Moderator Siti Nurhaliza Febryna Khaidir ( Mahasiswa KKP Fisip Unismuh Makassar Angkatan 23)


Pada Kegiatan tersebut hadir juga Lurah Pangkabinanga H.Syakhrir SE., M.Si bersama dengan Babinsa,Babinkamtibnas,Kepala Madrasah Aliyah Arifah, juga hadir beberapa tokoh pemuda di Kelurahan Pangkabinanga.
H Syakhrir SE., M.Si mengatakan sangat mengapresiasi program kerja mahasiswa KKP Unismuh ini karena merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Senada dengan sambutan Kepala Madrasah Aliyah (MA) Arifah yang mengatakan sangat berterima kasih kepada Mahasiswa KKP Unismuh yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sehingga siswa (i) tidak tutup mata terhadap kehidupan demokrasi.

Ketua Bawaslu Kab. Gowa Samsuar Saleh S.IP., M.Si mengingatkan kepada peserta Pendidikan Politik Pemilih Pemula tentang pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 di bulan Februari dan November mendatang, maka dari itu pemilih pemula harus mempersiapkan bekal pemahaman politik dan pemilu mulai dari sekarang, beliau juga mengatakan bahwa pemilih pemula nantinya harus memilah visi misi dari wakil rakyat yang akan dipilih. Beliau juga menegaskan bahwa fungsi pengawasan tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu tetapi pengawasan partisipatif pemilu juga merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Hal lain disampaikan oleh Sekertaris Badan Kesatuan Bangsa & Politik Alwi Arifin S.IP.,M.Si , mengatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu pemerintah dan merupakan salah satu kegiatan yang langka dilakukan oleh mahasiswa KKP.Alwi Arifin sangat mengapresiasi sehingga meminta untuk diadadakan forum diskusi dilain kesempatan.Dalam penyampaian materi Alwi Arifin juga mengatakan perlunya pendidikan politik pada pemilih pemula agar mengetahui hak dan kewajiban mereka karena pilihan pilihan pemilih sangat menentukan suatu bangsa dan daerah kedepan,
Pada Pemilu hak kita tidak boleh ada intervensi dan harus berdasarkan hati nurani.

Menurut Nursaleh Hartaman S.IP., M.IP sebagai seorang dosen/akademisi melihat bahwa tingkat partisipasi pemilih dari tahun ketahun sangat tinggi tetapi tingkat literasi politik tidak seimbang. Sehingga sangat dibutuhkan sosialisasi seperti kegiatan Pendidikan politik ini, sebab potensi suara dari pemilih pemula sangat besar karena dapat menghasilkan setidaknya 20 kursi pada pemilihan di DPR RI.

Kemudian disampaikan juga oleh Yusril (Koordinator KKP Kelurahan Pangkabinanga), bahwa tujuan pendidikan politik ini adalah agar siswa sebagai masyarakat sekaligus sebagai pemilih pemula dapat memiliki pemahaman secara mendasar mengenai politik melalui pendidikan politik ini, sehingga siswa sebagai pemilih pemula mampu untuk menunjukkan sikap partisipatif terhadap politik itu sendiri.

Menurut Yusril, pemilih pemula mulai dari sekarang harus diberikan bekal pemahaman tentang politik dan pemilu agar dapat mempergunakan hak dan kewajibannya terkhusus pada proses pemilu untuk memilih wakil rakyat yang terbaik dan menentukan arah pembangunan bangsa dalam mencapai cita-cita negara,yaitu kesejahteraan rakyat.(Feby)

Publish : Herman - IWO

Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini