-->

Iklan

Jadi Narsum, Ketua Bawaslu Sidrap, Asmawati Salam S.Ag Sebut ASN dan PNS,Ada Apa.

ERSAN/ICCANK KORWIL SULSEL
11.12.21, Sabtu, Desember 11, 2021 WIB
masukkan script iklan disini


KOMPAKNEWS.CO.ID—Ketua Bawaslu Kabupaten Sidrap Hasmawati Salam menjadi narasumber di kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula yang di gelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sidenreng Rappang di Sekolah Menegah Kejuruan SMK Negeri 4 Sidrap, Sabtu (11/12/21).

Kegiatan tersebut dilakukan Kesbangpol Sidrap secara berturut-turut selama empat hari di empat Sekolah Menengah Kejuruan SMK yang ada di Kabupaten Sidrap.

Ada pun  yang tampak hadir dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik. Ketua Bawaslu Kabupaten Sidrap Hasmawati Salam, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sidrap Indah Said Roem, Staf Ahli bupati Sidrap Drs. Patahangi.

Staf Ahli Bupati Sidrap Drs. Patahangi dalam sambutanya mengatakan kita berharap kepada anak" yang bakal jadi pemilih pemula agar kiranya tetap untuk belajar dan mampu untuk menyesuaikan diri, pasalnya teknologi sekarang semakin canggih, maka dari itu kita sebagai pemilih pemula harus pintar" mana yang harus di pilih mana tidak,

Pasalnya di tahun 2024 nantinya kita sudah masuk masa pemilihan Presiden Republik Indonesia maka dari itu sejak dari sekarang kita harus persiapkan meman agar kelak nantinya kita tidak salah pilih,ucapnya.

Di tempat yang sama Ketua Bawaslu Kabupaten Sidrap Hasmawati Salam juga menyampaikan yang paling penting dalam pengawasan Bawaslu,Pengawasan  Kampanye dan mencegah pelanggaran,

Ada pun yang dilarang ikut dalam kampanye atau berpolitik adalah ASN dan PNS,jadi mohon kepada adik adik yang punya keluarga ASN Atau PNS tolong di sampaikan jangan ikut berpolitk,

Pasalnya itu sudah di atur dalam Undang Undangan No 7 Tahun 2017 tentang larangan ASN dan PNS ikut berpolitik, ketua Bawaslu Kabupaten Sidrap Hasmawati menambahkan mengenai tiga tahap yang menjadi titik rawan terjadinya potensi pelanggaran. 

“Potensi Pelanggaran biasanya terjadi pada masa kampanye, pada masa tenang serta sesaat sebelum pemungutan suara dimulai.” Tutupnya.

ERSAN IWO
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini