-->

Iklan

Pimda Pemuda Muhammadiyah Bersama IMM Kab. Sidrap Audience dengan Polres Sidrap Bahas Perkembangan Kasus Kecurangan CPNS yang Sempat Viral di Medsos

ERSAN/ICCANK KORWIL SULSEL
23.3.22, Rabu, Maret 23, 2022 WIB
masukkan script iklan disini


KOMPAKNEWS.CO.ID—Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sidrap bersama dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kab. Sidrap melakukan auidence dengan Polres Sidrap. Selasa (22/23/2022)

Audience yang dilakukan oleh AMM Kabupaten Sidrap diterima dengan baik oleh pihak Polres Sidrap, dalam hal ini  Kepala Satuan Intelkam dan juga Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sidrap.

Pada audience hari ini, Darwin Daru selaku Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi PDPM Kab. Sidrap mengatakan bahwa, kasus yang akan kami bahas pada sore hari ini adalah kasus yang sempat viral yang disebutkan oleh Bapak Menpan RB, Bapak Tjahjo Kumolo bahwa indikasi kecurangan CPNS yang terbanyak di Sulsel ada di kabupaten Sidrap, sebanyak 62 peserta. 

"Itu yang mengangkat nama kabupaten Sidrap sebagai kabupaten yang tidak bisa dikatakan sebagai kabupaten good governance, karena ini bagian dari good governance yang merekrut ASN yang profesional akan tetapi dengan praktek-praktek kecurangan yang terjadi itu sudah menjatuhkan predikat sebagai good governance yang ada di kabupaten Sidrap. Itu yang mendorong kami dari AMM menanyakan sampai sejauh mana progres perkembangan kasus kecurangan CPNS yang ditangani oleh Polres Sidrap". Ujar Darwin Daru dalam audience. 

Menanggapi pertanyaan dari AMM, Kepala Satuan Reserse Kriminal mengatakan bahwa perkembangan kasus CPNS sudah sampai pada tahap peyidikan. 

"kami sudah melakukan penyelidikan dari bulan Januari, dari hasil penyelidikan sampai Februari, kita sudah naikkan ke tahap penyidikan. Pada tahap penyidikan sudah ada sekitar 30 orang yang sudah kami mintai keterangan mulai dari pihak peserta yang didiskualifikasi, dari pihak pelaksana daerah, regional, dan dari BKN pusat sudah kami ambil keterangannya". Sambungnya. 

Ridwan A, selaku Ketua Umum IMM Sidrap mengatakan bahwa kasus seperti ini sudah menciderai nama baik pemerintahan kabupaten Sidrap, apalagi sudah diangkat oleh media yang tentunya sudah menyebar luas dan akan berdampak tes-tes CPNS selanjutnya.

 "hal-hal yang seperti ini bisa kita antisipasi bersama, bukan hanya dari kalangan mahasiswa, AMM, tetapi juga dari pihak lain yang mampu memberikan pengawasan sehingga proses  tes CPNS seperti ini tidak terjadi kecurangan lagi". Tambahnya.

ERSAN
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini