Iklan

Cegah Stunting dan Realisasi KEMAS,Kepala Desa Teppo Lakukan Penyuluhan Bersama TPG

ERSAN/ICCANK KORWIL SULSEL
7.7.22, Kamis, Juli 07, 2022 WIB
masukkan script iklan disini


KOMPAKNEWS.CO.ID—Kolaborasi Pemerintah  Desa Teppo ,dan TPG (Tenaga Pendamping Gizi), Melaksanakan Kegiatan Penyuluhan Penurunan Angka Stunting & KEMAS (Ketring Menuju Anak Sehat), dengan memanfaatkan sumber anggaran dari APBDesa Teppo.

Kegiatan ini berlangsung pada Hari Rabu,6 Juli 2022 di Aula desa Teppo yang dihadiri oleh Kadis DPMD & PPA, Kabid Kesmas selaku Narasumber, Camat Tellu Limpoe,Kepala Puskesmas Amparita,Tim Tenaga Ahli Pendamping Desa Kab.Sidrap, PD,PLD, Bidan Desa,Tenaga Pendamping Gizi Puskesmas,Badan Pemberdayaan Desa,Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat,Kader dan masyarakat. 
Kegiatan penyuluhan di buka oleh moderator Arifuddin Bora, S.Sos (Pendamping Desa) yang di lanjutkan sambutan pertama oleh Kepala Desa Teppo, H. Sukarta Sabbang, BA yang dalam sambutan beliau menyampaikan bahwa stunting adalah masalah nasional yang harus di tangani dengan sigap ,olehnya itu Pemerintah Desa Teppo tidak hentinya akan mensupport tim demi mensejahterahkan masyarakat sebagai bukti nyata demi menurunkan angka stunting menjadi zero/tidak ada.

"Kami akan selalu mendukung dan memberikan support kepada semua pihak,tim yang melakukan kegiatan di desa Teppo khususnya penanganan kasus stunting sehingga masalah  ini   tidak ada lagi".Ungkapnya

Kemudian sambutan kedua oleh Camat Tellu Limpoe,Asbudi, S.IP sekaligus membuka kegiatan Penyuluhan Penurunan Angka Stunting dan Kegiatan KEMAS, di lanjut Pelaporan TPG Desa Teppo dalam kegiatan "Aksi Stop Stunting Sulawesi Selatan "yaitu Ririn Wadza Putri, SKM, yang dalam
Pelaporannya mengenai angka stunting di Desa Teppo data bulan Mei-Juni dan kegiatan apa saja yang di lakukan dalam melakukan intervensi secara langsung kepada sasaran Remaja Putri, Ibu hamil, ibu menyusui,Balita. Kemudian menjelaskan maksud dari kegiatan Penyuluhan Stunting ini sebagai wadah memberi informasi atau edukasi mengenai stunting, pencegahan, penanganan, serta pentingnya 1000 HPK, sedangkan dalam tutur Ririn,kegiatan KEMAS (Ketring Menuju Anak Sehat) dengan pemberian makanan tambahan 30 hari untuk anak stunting yang BB/U nya Kurang dan sangat Kurang atau di kategorikan Gizi Kurang, agar status gizi anak tersebut bisa normal dan angka stunting di Desa Teppo bisa berkurang bahkan Zero.Sebelum beliau menutup laporannya beliau mengatakan bahwa stunting itu bukan aib, makanya penting bagi masyarakat memeriksakan anaknya minimal 1 kali 1 bulan ke posyandu agar balita di Desa Teppo bisa di pantau tumbuh kembangnya dan di berikan intervensi yang tepat dan akurat.

Setelah berakhirnya sambutan dan pemaparan inovasi tersebut kegiatan selanjutnya adalah penyuluhan dengan narasumber pertama adalah H. Abbas Aras, SP. M. AP ( Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa & PPA Kab.Sidrap) dengan materi "Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang Dalam Menurunkan Angka Stunting" di lanjutkan dengan Narasumber kedua Hj.Mu'Minah, SKM, M.Kes ( Kabid Kesehatan Masyarakat Kab.Sidrap) . Pemateri pertama dan kedua ikut mengkampanyekan konsumsi daun kelor dan telur minimal 1 butir per/hari karena dalam 1 butir telur memiliki protein yang sangat tinggi dan  dibutuhkan oleh  tubuh.

Ersan
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini