Breaking News

Webinar Nasional Kapasgama X Aspeksindo "Geliat Industri Pariwisata Untuk Pulih Lebih Cepat,Bangkit Lebih Kuat"


Kompaknews.Co.Id---Webinar nasional KAPASGAMA X ASPEKSINDO dengan tema "Geliat Industri Untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat" ini menghadirkan bupati Wakatobi bapak H. Haliana, S.E dan bupati Kaimana bapak Freddy Thie.


Kaimana menuju pariwisata dunia. kaimana selain punya potensi pariwisata, toleransi umat beragama sangat tinggi. kabupaten kaimana dibentuk berdasarkan undang undang nomor 26 tahun 2002 luas kabupaten kaimana kurang lebih 36.000 km2 terdiri dari daratan dan lautan, 2 kelurahan dan 84 kampung. "potensi daya tarik wisata kaimana tidak terdapat di raja ampat, kaimana mempunyai teluk triton atau triton bay, yang kedua yaitu hiu paus yang berimigrasi dari australi pada musim musim tertentu datang di kaimana, yang ketiga yaitu pink beach, selanjutnya ada Lavavaninda lagoon, kaimana juga memiliki air terjun yang langsung jatuh ke laut" ujar Freddy Thie.

Parawisata bisa menjadi salah satu trigger untuk perbaikan konservasi namun juga tentu ada tonik dan toksik, toniknya adalah bagaimana pariwisata bisa mempunyai fungsi untuk penyegarkan memberi manfaat dan kelestarian lingkungan hidup maupun kesejahteraan tetapi jika terlalu banyak di kawasan yang memang dilindungi over dari capacity maka dia akan terjadi satu proses.

Dampak negatif atau kita harus menilai bagaimana tata ruang, bagaimana arus management atau pengunjung dan seterusnya agar di satu tempat tidak terjadi penumpukan dan bahkan membahayakan lingkungan maupun dirinya sendiri wisatawan dan di pantai-pantai di daerah ini yang rentan terhadap longsor atau pun juga tergelincir, wisatawan ini perlu diperhatikan oleh pengelola. Menurut Prof. Dr. M. Baiquni, M.A yang merupakan seorang peneliti senior dan sekertaris Dewan Guru Besar UGM mengatakan bahwa dan dalam kaitan pariwisata berkelanjutan memang ini didorong untuk memperhatikan dan mempertimbangkan;

1. Adanya tata kelola yang tepat dan baik.

2. Adannya kemanfaatan sosial ekonomi tidak hanya bagi investor tapi bagi juga bagi masyarakat.

3. Pengayaan atau pemuliaan budaya dan tradisi yang ada di masyarakat dan inovasi-inovasi baru terkait dengan seni budaya.

4. Adanya pariwisata berkelanjutan itu mendorong terjadinya pengelolaan lingkungan yang memberikan hasil berkelanjutan untuk masa depan.

nah 4 dimensi ini tentu ada teorinya, ada konsepnya dan ada indikator untuk mengembangkan, jadi para praktisi perlu dilihat beberapa aspek yang sudah sangat detail dan juga ada peraturan menteri pariwisata mengenai pariwisata berkelanjutan dan juga indikator-indikator yang memungkinkan untuk diikuti.

Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.S., IPM yang merupakan sekertaris MLH PP Muhammadiyah mengatakan bahwa Pada proses Pembangunan Berkelanjutan interaksi antara beberapa faktor haris dikaji secara seimbang setelah itu harus diperhatikan commision on sustainable development, perundangan harus sejalan dengan ekosistem dan perlu adanya keseimbangan dari ketiga pilar pembangunan yang terdiri dari ekonomi lingkungan dan sosial.

Pada pembangunan berkelanjutan ada 17 Tujuan global yang harus diperhatikan diantaranya adalah 17 Tujuan Global itu terdiri dari Menghapus Kemiskinan Mengakhiri kelaparan, Kesehatan yang baik dan sejahtera,Pendidikan berkualitas, Kesetaraan gender, Akses air bersih dan sanitasi, Energi bersih dan terjangkau, Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, Infrastruktur, industry dan inovasi, Mengurangi ketimpangan, Kota dan komunitas yang berkelanjutan, Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, Penanganan perubahan iklim, Menjaga ekosistem laut,Menjaga ekosistem darat, Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang kuat, Kemitraan untuk mencapai tujuan.

"ASITA atau Association of The Indonesia Tours and Travel Agents adalah salah satu organisasi yang bergerak di bidang tour and travel agent di Indonesia. Dalam pelaksanaan setiap kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ASITA tidak lepas dari bantuan tangan pemerintah dalam mengenalkan keindahan alam Indonesia Sehingga organisasi ini memungkinkan industri pariwisata Indonesia berkembang pesat. Dengan demikian, aliansi tersebut merupakan salah satu wadah bagi para pelaku bisnis tour dan travel untuk mengembangkan usahanya" ujar Dr. N. Rusmiati, M.Si. ketua umum ASITA.

0 Komentar

© Copyright 2022 - KOMPAKNEWS.CO.ID